Selain sebutan Pulau Dewata yang melekat, Pulau Bali juga terkenal dengan seribu Pura. Tak mengagetkan mengingat mayoritas masyarakat Bali menganut agama hindu. Bahkan saking banyaknya, Pura menjadi salah satu tujuan objek wisata para wisatawan.

Tak heran, karena selain keunikan arsitekturnya, tak sedikit Pura di Pulau Bali juga menyuguhkan pemandangan yang indah.

Namun, di antara ratusan Pura di Pulau Bali, ada satu Pura yang menawarkan pengalaman anti mainstream. Kalau biasanya mengunjungi Pura hanya cukup berbekal pakaian sopan, untuk Pura satu ini dibutuhkan kemampuan menyelam, tentunya dengan segala perlengkapannya.

Pura Bawah Laut Pemuteran atau yang dikenal dengan nama Taman Pura, dilihat dari namanya saja, tentu sudah menjelaskan bahwa Pura satu ini, berbeda dari Pura pada umumnya yang terletak di daratan, bahwa Pura tersebut terletak di bawah laut.

Berlokasi di barat laut pulau Bali di Kecamatan Gerokgak di kawasan Teluk Pamuteran, Kabupaten Buleleng, Bali. Jaraknya sekitar 115 km dari Denpasar melalui Bedugul atau sekitar 3-4 jam perjalanan. Jika dari penyeberangan Gilimanuk berjarak 40 meter.

Menyajikan keindahan karya seni Pura, ditambah lagi dengan panorama bawah laut Bali dengan terumbu karangnya, membuat siapa pun yang melihatnya bakal berdecak kagum. Bahkan keindahan Taman Pura ini masuk sepuluh besar kategori The Top 10 Underwater Sights yang tercantum di dalam buku Lonely Planet: 1000 Ultimate Sights.

Keindahan alam di Pemuteran
Keindahan alam di Pemuteran yang bisa kamu lihat sejauh mata memandang photo by tawnyday

Pada tahun 2010, situs tersebut sempat menjadi perhatian dunia ketika sebuah foto penyelam yang misterius memasuki gerbang Pura bawah laut yang diambil oleh Paul M Turley, seorang fotografer bawah air asal Inggris, menyebar di Twitter, yang diduga merupakan penemuan reruntuhan candi kuno di dasar laut Pemuteran.

Bahkan Pura tersebut sempat disebut sebagai peninggalan Atlantis. Wajar saja karena selain keestetikaannya, menyelam di sini, Anda akan menemukan bangunan candi lengkap dengan patung-patung seperti Buddha dan Ganesha. Seakan memang ada sebuah peradaban yang hidup di bawah laut tersebut.

Taman Pura by Tarryn Roberts
Taman Pura sebuah keindahan alam yang unik di Bali by Tarryn Roberts

Tapi keraguan muncul ketika candi yang terbuat dari batu itu terlihat utuh, tidak terkorosi air laut. Usut punya usut, ternyata bangunan candi tersebut merupakan karya seni yang dibeli langsung dari pengrajin setempat yang sengaja ditenggelamkan sebagai upaya konservasi. Merupakan sebuah proyek sekelompok pecinta lingkungan yang dimulai pada tahun 2000.

Tentunya penenggelaman ini memiliki tujuan, yaitu sebagai konservasi terumbu karang bawah laut. Menerapkan teknik Bio Rock, bangunan Pura-Pura tersebut diciptakan sebagai terumbu karang yang nyaman untuk tempat tinggal ikan-ikan dan biota laut lainnya.

Penerapan teknin Bio Rock ini mempercepat pertumbuhan terumbu karang 2 hingga 6 kali lebih cepat dibandingkan secara alami. Pura Bawah Laut Pemuteran pun menjadi lebih indah, memanjakan mata para penyelam melihat kondisi Pura yang tertutupi oleh koral yang berwarna-warni.

Kesuksesan proyek konservasi terumbu karang ini diakui sebagai proyek restorasi terumbu karang terbesar di dunia, banyak penghargaan internasional untuk ekowisata disabet hingga dan menjadi pemenang hadiah nasional untuk pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.

Tak hanya sebagai objek wisata dan proyek penyedia habitat yang cocok untuk ikan, Taman Pura juga menjadi lokasi untuk para penyelam yang sedang belajarr untuk meraih level advance.

Taman Pura by Alexandra
Menyelam menuju Taman Pura photo by Alexandra

Jadi bagi Anda yang ingin mendapat izin sebagai penyelam level advance, Taman Pura bisa menjadi opsi lokasi paling top. Belajar sambil menikmati keindahan panorama alam bawah laut. Pasti sangat menarik dan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

sixteen − sixteen =