Di awal tahun 2019, Artotel Surabaya  kembali menggelar pameran seni tunggal.

Dengan Menggandeng  Immanullah Nur Amala, pameran lukisan ini mengusung tema ‘insting’ .

Pria kelahiran Karanganyar, 23 Oktober 1996 ini menuturkan jika tema ‘insting’ diusung karena merupakan anugerah yang dimiliki oleh semua makhluk hidup untuk bertindak tepat menurutnya.

Selain itu, pria yang akrab disapa Aim ini mengatakan jika Insting memiliki dua arti.

Insting secara harafiah dan insthink (instan think) yang pada dasarnya manusia itu berfikir secara spontan.

Dari ide spontan tersebut, Aim dapat menghasilkan suatau karya lukisan kontemporer dengan figure serangga.

Aim memilih serangga karena ia terbiasa melihat serangga di sekitarnya, sehingga ia familiar dengan hewan yang tergolong dalam salah satu kelas salah satu kelas avertebrata.

Kebanyakan orang kan mengganggap jika serangga ini hewan yang menjijikkan. Padahal serangga  adalah sosok yang dapat menyampaikan berbagai macam hal, misalnya kondisi alam,” ucap Aim.

Contohnya suatu tempat dapat dikatakan memiliki udara baik apabila banyak belalang dan capung,” imbuhnya.

Aim dan lukisannya.

Pada pameran tunggal kali ini, ada tujuh lukisan yang dipamerkan oleh Aim.

Ketujuh lukisan itu adalah Bisik Serangga, Give for Given, Omnivor, Love System, Lucent Ecosystem, Self Potrait on Figure Version, dan Imun.

Sementara itu, Marcom Executive dari Artotel Surabaya, Sisca Oktavia mengatakan jika Artotel  rutin mengadakan pameran lukisan seniman lokal.

Pameran tunggal ini diprakarsai oleh Artotel Project Series (APS), event management Artotel Group yang fokus menyelenggarakan kegiatan seni mulai dari pameran hingga workshop.

Bagi Anda yang ingin melihat lukisan Aim, Anda bisa datang di Artotel Surabaya, Jalan Dr Soetomo 79-81 Surabaya. Pameran ini berlangsung dari tanggal 23 Februari hingga 31 Maret 2019.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

15 + eleven =