Padatnya aktivitas harian sering kali memicu kejenuhan psikologis. Polusi udara dan kepungan dinding beton memperparah kondisi ini. Oleh karena itu, tren staycation belakangan ini mulai bergeser. Banyak pelancong tidak lagi sekadar mencari kamar mewah. Mereka memburu ruang yang mampu memberikan ketenangan jiwa dan pemulihan energi.
Salah satu tren akomodasi yang kini sedang naik daun adalah Biophilic Design. Konsep arsitektur ini mengintegrasikan elemen alam secara mendalam ke dalam bangunan. Penerapannya mulai dari ribuan tanaman hidup, aliran air, hingga cahaya matahari alami. Menginap di hotel seperti ini terbukti mampu menurunkan stres secara efektif.
Apakah Anda sedang merencanakan liburan bertema alam tanpa kehilangan fasilitas modern? Berikut adalah beberapa rekomendasi hotel berkonsep biophilic terbaik di Indonesia untuk masuk daftar liburan Anda.
1. Greenhost Boutique Hotel: Pelopor Eco-Green yang Ikonik

Greenhost Boutique Hotel adalah salah satu pionir akomodasi ramah lingkungan di Indonesia. Berlokasi di kawasan Prawirotaman, Yogyakarta, hotel butik ini sejak awal berkomitmen penuh pada nilai keberlanjutan.
- Sentuhan Biophilic: Pemandangan paling ikonik berada di area courtyard bagian dalam. Dinding lorong kamar hotel ditutupi oleh jaringan pipa hidroponik vertikal raksasa. Area ini ditanami berbagai sayuran hijau dan tanaman merambat. Desain ruang tengah yang terbuka (open atrium) membuat angin segar bebas berembus. Cahaya matahari pun menyinari area kolam renang dengan optimal.
- Keunikan: Sayuran hidroponik di koridor ini tidak hanya memanjakan mata. Tim dapur kerap memanennya langsung untuk disajikan sebagai bahan makanan segar di restoran hotel.
2. Padma Hotel Bandung: Memeluk Rimba Hijau di Atas Tebing

Bagi Anda yang mencari sensasi terisolasi di dalam hutan, Padma Hotel Bandung adalah pilihan sempurna. Hotel ini terletak di kawasan Ciumbuleuit. Keunggulannya adalah memaksimalkan potensi alam dari topografi perbukitan Bandung.
- Sentuhan Biophilic: Arsitektur Padma Hotel dirancang mengikuti kontur tebing secara alami. Lobby hotel berada di bagian atas bangunan. Sementara itu, kamar dan fasilitas lainnya menurun ke bawah menghadap lembah hijau rimbun. Kaca jendela berukuran raksasa (floor-to-ceiling windows) dipasang di hampir setiap sudut. Tamu bisa menikmati pemandangan hutan rimba dan kabut pagi langsung dari dalam kamar.
- Keunikan: Area kolam renang infinity pool berair hangat di hotel ini dikelilingi oleh pepohonan tinggi. Fasilitas ini memberikan sensasi berenang yang menyatu dengan alam liar.
3. Lloyd’s Inn Bali: Oasis Monokrom dan Kebun Tersembunyi

Lloyd’s Inn Bali terletak di kawasan strategis Seminyak. Hotel ini terkenal dengan gaya minimalis arsitekturalnya. Properti ini membuktikan bahwa konsep biophilic bisa tampil modern dan maskulin tanpa terlihat berantakan.
- Sentuhan Biophilic: Hotel ini menggunakan pendekatan material alami. Desainnya didominasi dinding beton ekspos abu-abu mentah dan lantai monokrom. Namun, kekakuan beton dipecah oleh kehadiran taman-taman kecil (pocket gardens) di lorong luar ruangan. Ada juga tanaman gantung di atap serta outdoor shower yang dikelilingi tanaman tropis.
- Keunikan: Lloyd’s Inn menyediakan area bersantai terbuka bernama The Garden dan The Canopy. Tempat komunal ini sangat ideal untuk bekerja atau membaca buku di bawah naungan dedaunan rindang.
4. Alila SCBD Jakarta: Kemewahan Hijau di Jantung Distrik Bisnis

Konsep biofilik tidak hanya bisa diterapkan di pegunungan atau pantai. Alila SCBD Jakarta membuktikan hal tersebut. Hotel di pusat distrik bisnis terpadat ini mampu bertransformasi menjadi oase hijau yang megah.
- Sentuhan Biophilic: Tamu langsung disambut oleh instalasi dinding hijau vertikal yang masif di area drop-off. Hotel ini menempatkan elemen tanaman tropis secara cerdas di area strategis. Tanaman berdaun lebar ini bersanding apik dengan furnitur kayu minimalis. Elemen air yang mengalir tenang di area publik juga efektif meredam kebisingan jalan raya Sudirman.
- Keunikan: Desain restoran dan bar di dalam hotel menggunakan konsep semi-terbuka beratap tinggi. Penataan ini memberikan pencahayaan alami yang melimpah sekaligus menyajikan pemandangan kontras gedung pencakar langit Jakarta.
Memilih hotel berkonsep biophilic bukan lagi sekadar mengikuti tren media sosial. Langkah ini adalah investasi penting bagi kesehatan mental dan fisik Anda. Melalui konsep ini, Anda bisa kembali terhubung dengan alam bebas, meredam stres, dan menghirup oksigen segar.
Dari keempat rekomendasi di atas, manakah hotel hijau yang paling ingin Anda kunjungi untuk weekend getaway selanjutnya?
Bagikan artikel ini kepada pasangan atau teman jalanmu! Dapatkan rekomendasi hotel unik dan ulasan tren pariwisata terkini lainnya hanya di dailyhotels.id.