DAILYHOTELS.ID — Berasal dari keluarga pengusaha di Sukabumi, Adrian Zecha mengalami perubahan hidup ketika nasionalisasi aset pada 1950-an membuat banyak anggota keluarganya meninggalkan Indonesia. Dari dunia jurnalistik hingga industri perhotelan, ia kemudian membangun Aman Resorts, merek resor mewah yang dikenal secara internasional.
Keluarga Adrian Zecha Meninggalkan Indonesia
Adrian Willem Ban Kwie Lauw-Zecha lahir di Sukabumi, Jawa Barat, pada 1933. Ia berasal dari keluarga Lauw-Sim-Zecha yang memiliki latar belakang bisnis dan perkebunan.
Pada 1950-an, nasionalisasi aset swasta mengubah kehidupan keluarga tersebut. Sejumlah anggota keluarganya meninggalkan Indonesia dan menetap di luar negeri. Saat itu, Adrian berada di New York dan bekerja sebagai jurnalis, termasuk untuk majalah Time.
Pengalamannya di dunia jurnalistik membawanya mengenal berbagai negara dan perspektif baru. Ia kemudian beralih ke industri perhotelan dan menjadi salah satu mitra pendiri Regent International Hotels.
Dari Jurnalis hingga Mendirikan Aman Resorts
Pada 1980-an, Zecha mengembangkan gagasan tentang resor yang menawarkan pengalaman menginap lebih intim dan personal. Berawal dari pencarian lokasi untuk rumah liburan di Phuket, Thailand, ia menemukan kawasan perkebunan kelapa yang kemudian menjadi lokasi Amanpuri.

Bersama sejumlah mitra, termasuk Anil Thadani, Zecha mengembangkan kawasan tersebut menjadi resor. Pendanaan menjadi salah satu tantangan karena konsep resor dengan jumlah kamar terbatas tidak mudah memperoleh pinjaman bank. Mereka akhirnya menggunakan dana sendiri untuk mewujudkan proyek tersebut.
Amanpuri dibuka pada 1988 dan menjadi resor pertama Aman Resorts. Konsepnya menekankan privasi, ketenangan, desain yang selaras dengan lingkungan, serta pelayanan personal.
Amandari Bali dan Perkembangan Konsep Aman
Setahun setelah Amanpuri dibuka, Amandari hadir di Ubud, Bali, pada 1989. Resor ini mengadaptasi karakter desa tradisional Bali melalui arsitektur dan penataan ruang yang menyatu dengan lingkungan sekitar.

Pendekatan tersebut menjadi salah satu ciri khas Aman. Pengalaman menginap tidak hanya berfokus pada fasilitas, tetapi juga pada karakter budaya, lanskap, dan suasana yang ditawarkan setiap destinasi.
Konsep ini kemudian dikembangkan di berbagai lokasi internasional. Aman membangun identitas melalui desain yang memperhatikan lingkungan, suasana privat, dan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan tamu.
Warisan Adrian Zecha dalam Industri Hospitality
Perjalanan Aman Resorts menunjukkan bagaimana gagasan yang bermula dari sebuah proyek resor di Phuket dapat berkembang menjadi merek hospitality mewah internasional. Keberhasilannya tidak hanya bertumpu pada bangunan, tetapi juga pada konsep pengalaman menginap yang berbeda.
Pada 2014, Aman diambil alih oleh Vlad Doronin, yang kemudian menjadi pemilik sekaligus pemimpin perusahaan. Meski kepemilikannya berubah, pendekatan yang dirintis Zecha tetap menjadi bagian penting dari identitas Aman.
Kisah Adrian Zecha memperlihatkan bahwa perubahan hidup dapat menjadi bagian dari perjalanan panjang membangun sebuah bisnis. Dalam industri hospitality, pemahaman terhadap kebutuhan tamu, keberanian mengembangkan konsep berbeda, dan konsistensi pelayanan dapat membentuk identitas sebuah merek.
Ikuti terus Dailyhotels.id untuk mendapatkan berita terbaru, informasi kegiatan hotel, dan perkembangan dunia hospitality.